BPOM Tabalong Kawal Ketat Mutu Produk UMKM, Baru 47 Produk Banua Anam Kantongi Izin Edar
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Tabalong menggelar Forum Komunikasi Pengawalan Mutu dan Keamanan Produk Industri Obat dan Makanan bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah memiliki izin edar. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pluit, Jalan By Pass, Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kamis (12/2/2026).
Kepala BPOM Tabalong, Taufiqurrahman, mengatakan forum ini bertujuan memastikan produk yang dikonsumsi masyarakat tetap aman, bermutu, dan layak edar karena telah melalui proses pengawasan yang ketat.
“Tujuan utama kegiatan ini agar masyarakat yang mengonsumsi produk tetap sehat, karena proses produksinya diawasi dan dikawal mutunya oleh BPOM,” ujarnya.
Forum komunikasi tersebut diikuti 21 pelaku UMKM dari empat kabupaten di wilayah Banua Anam, yakni Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Tengah (HST), dan Hulu Sungai Utara (HSU). Seluruh peserta merupakan pelaku usaha yang telah mengantongi izin edar dari BPOM.
Taufiqurrahman menjelaskan, tugas BPOM tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga pendampingan terhadap pelaku usaha. Pengawasan dilakukan mulai dari tahap sebelum produk beredar (pre-market), proses penerbitan izin edar, hingga pengawasan setelah produk beredar (post-market).
“BPOM hadir untuk mendampingi UMKM agar produknya memenuhi standar keamanan dan mutu, mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga produk beredar di pasaran,” jelasnya.
Meski demikian, BPOM mencatat dari empat kabupaten di Banua Anam baru terdapat 47 produk yang memiliki izin edar resmi. Jumlah tersebut dinilai masih sangat kecil dibandingkan potensi produk olahan UMKM yang beredar di masyarakat.
“Jika sudah memiliki izin edar, maka produk tersebut dijamin oleh negara. Artinya, produk aman, bermutu, dan layak dikonsumsi masyarakat,” tegasnya.
Melalui forum ini, BPOM Tabalong berharap semakin banyak pelaku UMKM terdorong untuk mengurus izin edar, meningkatkan kualitas produksi, serta memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk lokal Banua Anam.(wartabanjar.com/Suhardi)
editor: nur_muhammad