WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Sebuah video viral di media sosial Instagram memperlihatkan seekor biawak berukuran besar berhasil dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran di Jalan Transmigrasi Plajau, Desa Plajau Mulia, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (4/2/2026).

Dalam unggahan tersebut, biawak tampak berkeliaran di sekitar permukiman warga sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

Mendapat laporan adanya binatang liar yang berpotensi membahayakan, petugas Damkar Simpang Empat langsung bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengamankan biawak tersebut tanpa menimbulkan korban.

Aksi sigap petugas pun mendapat perhatian warganet, mengingat ukuran biawak yang cukup besar dan bisa membahayakan jika menyerang warga.

Waspada! Biawak Bisa Berbahaya bagi Manusia

Meski biawak umumnya tidak agresif, hewan reptil ini tetap berpotensi membahayakan manusia apabila merasa terancam atau terprovokasi.

Berikut beberapa risiko utama dari biawak:

Gigitan dan Infeksi Serius

Gigitan biawak dapat menimbulkan luka dalam, pendarahan, bengkak, serta risiko infeksi bakteri karena mulut biawak mengandung banyak mikroorganisme berbahaya.

Parasit dan Bakteri dari Konsumsi Daging

Daging biawak yang tidak diolah dengan benar berisiko mengandung parasit seperti Spirometra (penyebab sparganosis) serta bakteri Salmonella yang dapat memicu infeksi serius pada manusia.

Risiko Racun

Biawak memiliki bisa, namun racunnya tidak mematikan bagi manusia. Meski begitu, tetap dapat memperparah luka gigitan.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Bertemu Biawak?

Masyarakat diimbau tetap tenang jika menjumpai biawak berkeliaran:

Jangan panik, biawak biasanya akan menghindar

Jangan menyentuh atau memprovokasi

Hubungi petugas Damkar atau pihak berwenang jika masuk permukiman

Segera cari pertolongan medis jika tergigit untuk mencegah infeksi

Keberadaan hewan liar seperti biawak di area permukiman menjadi pengingat penting bagi warga agar selalu waspada dan tidak mengambil tindakan sendiri yang berisiko membahayakan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad