WARTABANJAR.COM, KEBUMEN – Peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dilaporkan tewas setelah dibacok oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saat proses evakuasi berlangsung.
Kejadian tragis tersebut terjadi pada Senin (2/2) sekitar pukul 14.00 WIB, di Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen.
Korban diketahui merupakan personel Satpol PP berinisial AA. Saat itu, ia tengah membantu pihak Puskesmas Alian mengevakuasi seorang ODGJ bernama Ruwadi dari dalam rumahnya.
Seperti dikutip dari akun @berita.magelang, proses evakuasi semula berjalan sesuai prosedur dengan melibatkan tim gabungan.
Evakuasi tersebut melibatkan:
Tiga anggota Polsek Alian Polres Kebumen
Dua anggota Koramil Alian
Lima anggota Satpol PP
Satu perwakilan pemerintah desa
Keluarga pelaku
Namun situasi mendadak berubah mencekam. Saat hendak dievakuasi, pelaku tiba-tiba keluar dari rumah sambil membawa sejumlah senjata berbahaya, seperti sabit, pisau daging, dan linggis.
Ketika petugas mencoba memasukkan pelaku ke dalam ambulans, pelaku justru melawan dengan mengayunkan sabit dan linggis ke arah petugas.
Upaya melucuti senjata sempat dilakukan, tetapi tidak berhasil. Pelaku kemudian mengejar korban dan membacoknya hingga korban mengalami luka sayat serius di tubuhnya.
Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Jenderal Soedirman Kebumen untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, sekitar 30 menit kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam, sekaligus menjadi pengingat betapa berisikonya tugas petugas lapangan dalam menangani evakuasi pasien ODGJ.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
