WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Upaya serius jajaran Ditlantas Polda Kalimantan Selatan dalam menekan angka kecelakaan mulai membuahkan hasil manis. Di tengah pelaksanaan Operasi Keselamatan Intan 2026, terungkap bahwa angka kematian akibat kecelakaan di Banua berhasil ditekan secara signifikan, Senin (2/2/2026).
Kegiatan yang diawali dengan safety riding dari Banjarbaru menuju Tanah Laut ini bukan sekadar touring, melainkan misi untuk memastikan kenyamanan masyarakat saat berwisata, sekaligus mensosialisasikan Safety Independent Center.
Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol Dr. M. Fahri Siregar menyampaikan rasa syukurnya atas peningkatan kesadaran keselamatan jalan di wilayah Kalimantan Selatan secara umum.
Baca Juga Pria Diduga Tenggelam di Aluh-Aluh Akhirnya Ditemukan
”Kita bisa lihat di tahun 2025, jumlah lakalantas dibandingkan tahun 2024 bisa turun sampai dengan 8%. Korban meninggal dunia bisa turun sampai dengan 32%, artinya ada 123 jiwa yang tidak terlibat lakalantas atau menjadi korban meninggal dunia. Alhamdulillah,” ujar Kombes Pol. Fahri Siregar saat diwawancarai di Pantai Batakan Baru.
Kombes Pol. Fahri juga menambahkan bahwa Road Safety Index (indeks keselamatan jalan) Kalimantan Selatan mengalami kenaikan yang menggembirakan dari angka 2,4 menjadi 2,91. Hal ini menunjukkan bahwa sistem keamanan jalan di Kalsel bergerak ke arah yang jauh lebih baik.







