Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD dan Damkar Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Fitriadinor, mengatakan bahwa petugas masih berada di lapangan untuk melakukan penanganan dan pendataan dampak kejadian.
“Petugas masih berada di lokasi kejadian. Saat ini terdata sekitar delapan titik terdampak, namun tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah,” ujarnya saat dihubungi wartabanjar.com.
Hingga saat ini, BPBD bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan, termasuk membersihkan material pohon tumbang serta memastikan kondisi tetap aman bagi masyarakat.
Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang dan hujan, serta menghindari area yang rawan pohon tumbang demi keselamatan bersama. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu







