Wisudawati RI Bikin Al Azhar Gempar, Pidatonya Viral dan Langsung Dipanggil Imam Besar Ditawari Studi S2

Tak hanya itu, Al Azhar secara resmi mengarahkan agar Yelly diberi kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) di kampus tersebut.

Syekh Al Azhar menegaskan bahwa perempuan Muslim memiliki peran strategis dalam pengembangan ilmu dan peradaban dunia Islam.

Empat Tahun di Mesir, Tak Pernah Pulang ke Indonesia

Selama menempuh pendidikan di Al Azhar selama empat tahun, Yelly disebut belum pernah kembali ke Indonesia.

Keteguhan dan konsistensinya dalam mendalami kajian Al-Qur’an mendapat apresiasi mendalam. Kecintaannya terhadap kitab suci itu bahkan disebut telah tumbuh sejak usia dini dan menjadi motivasi utama dalam memilih bidang orasi serta spesialisasi ilmu-ilmu Al-Qur’an.

Pernah Juara Tahfiz Al-Qur’an di Mesir

Prestasi Yelly tak berhenti di momen wisuda.

Pada tahun 2022, saat masih menjadi mahasiswa baru, ia berhasil meraih juara pertama lomba tahfiz Al-Qur’an di Mesir.

Dalam kompetisi itu, Yelly mengungguli sekitar 70 peserta dari berbagai negara, termasuk Mesir, Nigeria, dan Thailand.

Ia menerima hadiah mushaf Al-Qur’an ukuran besar, piagam penghargaan, serta tabungan uang sebagai bentuk apresiasi.

Inspirasi Mahasiswa Indonesia di Panggung Dunia

Kisah Yelly Putriyani menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing dan bersinar di panggung akademik internasional.

Dengan ilmu, ketekunan, dan keberanian, Yelly membawa nama bangsa terbang tinggi dari Kairo untuk dunia.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad