Informasi dihimpun, warga mengamuk karena tidak adanya transparansi terkait pembagian bansos.
Bansos diduga dibagikan atas dasar keberpihakan kepada warga sebagai calon penerima.
“Bepilih pilih kaya itu jar pembagiannya.
Hamuk (mengamuk) ae buhan warga yang kada dapat bansos,” tulis dalam keterangan unggahan. (Wartabanjar.com/atoe)
Editor Restu







