WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Pendidikan anak usia dini harus mengedepankan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dengan adab dan etika, agar generasi muda tidak kehilangan arah di tengah derasnya arus teknologi modern, Pelaihari, Kamis (4/6/2026).

​Hal tersebut ditegaskan oleh Bunda PAUD Kabupaten Tanah Laut, Hj Dian Rahmat Trianto, saat membuka secara resmi acara Sosialisasi Gerakan 7 KASIH (Kebiasaan Anak Indonesia Hebat) dan Wajib Belajar 13 Tahun, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tanah Laut.

Acara yang dimulai pukul 09.30 WITA ini dihadiri oleh jajaran pejabat Disdikbud, pengawas TK, serta seluruh Kepala Sekolah PAUD dan TK dari 11 kecamatan se-Kabupaten Tanah Laut.

Baca Juga: 15 Pelaku Usaha Mikro di Tanah Bumbu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan, Fokus pada Sertifikasi Halal dan Perluasan Akses Pasar

Baca Juga: Kapolres Tanah Bumbu Pimpin Serah Terima Jabatan Tiga Kapolsek dan Satpolair

​Hj Dian Rahmat Trianto menyatakan kekhawatirannya, terhadap paparan teknologi digital yang kini mengelilingi kehidupan anak-anak, tanpa adanya filter yang kuat dari lingkungan sekitar.

Menurutnya, tenaga pendidik memiliki peran krusial sebagai ujung tombak dalam membentengi moral anak.

​"Di era digital saat ini, Ibu-ibu harus bisa cepat-cepat paham untuk memberikan ruang, jangan sampai kita kalah dengan teknologi. Jangan sampai kita didahului oleh teknologi, yang tidak bisa disaring oleh anak-anak kita karena tidak punya pondasi yang kuat," ujar Hj Dian Rahmat Trianto dalam sambutannya.

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa usia prasekolah merupakan masa emas (golden age), di mana memori bawah sadar anak menyerap informasi secara maksimal.

Oleh karena itu, pengenalan program 7 KASIH dari pemerintah pusat, dinilai sangat tepat untuk diaplikasikan sejak dini melalui keteladanan sehari-hari.