Capaian digitalisasi di Kalimantan Selatan juga menunjukkan hasil positif. Berdasarkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Tahun 2025, seluruh pemerintah daerah di Kalimantan Selatan telah masuk dalam kategori Pemda Digital.
Dari sisi transaksi ritel, hingga November 2025 tercatat sekitar 524 ribu merchant QRIS dengan jumlah pengguna mencapai 790 ribu orang. Sepanjang Januari hingga November 2025, volume transaksi QRIS di Kalimantan Selatan menembus sekitar 59 juta transaksi, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran non-tunai.
Festival ANTASARI 2026 merupakan penyelenggaraan ke-6 sejak pertama kali digelar pada 2021 dan akan berlangsung sepanjang Januari hingga Desember 2026. Festival ini dirancang sebagai rangkaian kegiatan berkelanjutan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara konsisten sepanjang tahun.
Adapun rangkaian kegiatan Festival ANTASARI 2026 meliputi kompetisi PJP dan TP2DD, Banua QRIStival, QRIS Jelajah Indonesia, serta Pekan QRIS Nasional yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia.
Selain mendorong akselerasi pembayaran digital, Bank Indonesia juga memastikan penguatan sistem pembayaran tunai melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026.
Melalui keterlibatan aktif dalam Festival ANTASARI 2026, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan dukungannya terhadap penguatan literasi digital, inklusi keuangan, dan daya saing ekonomi daerah, sejalan dengan upaya mewujudkan transformasi ekonomi digital Kalimantan Selatan yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan.(Wartabanjar.com/McTanbu)

