Sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan masuk dalam kategori Waspada dan Siaga, sementara tidak terdapat wilayah dengan status Awas.
Ia menegaskan, BPBD Kalsel telah mengoordinasikan langkah-langkah kesiapsiagaan dengan BPBD kabupaten/kota, termasuk pemantauan wilayah rawan, pengecekan sarana prasarana kebencanaan, serta kesiapan personel dan logistik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi cuaca dari BMKG dan BPBD, meningkatkan kewaspadaan terutama di daerah bantaran sungai dan lereng perbukitan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat,” tambahnya.
BPBD Provinsi Kalimantan Selatan berharap, dengan penyampaian informasi prediksi curah hujan ini, upaya mitigasi dan kesiapsiagaan dapat dilakukan lebih dini guna meminimalkan risiko dan dampak bencana selama periode Februari 2026. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu







