Selain isu perempuan, Alissa juga menyoroti tantangan besar dalam pelayanan jamaah haji lansia. Ia menegaskan negara memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan pelayanan haji yang aman dan nyaman bagi jamaah lansia.
“Pelayanan harus disesuaikan dengan kebutuhan jamaah lansia agar ibadah berjalan lancar, sekaligus menekan risiko kesehatan, penyakit, dan kematian. Semua ini bermula dari kesiapan dan niat para petugas haji,” ujarnya.
Menurut Alissa, petugas haji merupakan sumber rasa aman dan nyaman bagi jamaah, terutama perempuan dan lansia. Oleh karena itu peningkatan jumlah dan kualitas petugas haji harus menjadi perhatian utama pemerintah. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar






