WARTABANJAR.COM – Sebuah video perkelahian dua siswi SMP Negeri 4 Lubuklinggau viral di media sosial dan menyita perhatian publik. Peristiwa tersebut terjadi di Lapangan Perbakin, Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Sumatra Selatan, pada Kamis (15/1/2026).
Dalam video yang beredar, tampak dua siswi saling adu pukul, tendang, hingga jambak-jambakan. Ironisnya, sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi hanya menonton dan merekam kejadian tanpa berupaya melerai.
Perkelahian baru berhenti setelah seorang remaja turun tangan melerai, kemudian membawa salah satu siswi meninggalkan lokasi.
Dipicu Masalah Percintaan
Kepala SMP Negeri 4 Lubuklinggau, Irfansyah, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa perkelahian terjadi di luar jam sekolah dan dipicu oleh masalah percintaan.
“Perkelahian antara dua pelajar ini dipicu persoalan rebutan pacar, yang diketahui masih duduk di kelas VI SD,” ujar Irfansyah, Sabtu (17/1/2026).
Sekolah Panggil Orang Tua dan Lakukan Mediasi
Setelah mengetahui video tersebut viral, pihak sekolah langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan penelusuran dan penanganan. Kedua siswi yang terlibat beserta orang tua mereka dipanggil ke sekolah.
“Pagi tadi kami sudah memanggil kedua orang tua pelajar yang terlibat untuk mencari solusi terbaik,” ungkap Irfansyah.
Hasilnya, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
“Orang tua kedua pelajar telah dimediasi dan sepakat saling memaafkan. Selanjutnya, kami akan melakukan pembinaan agar kejadian ini tidak berdampak buruk bagi masa depan mereka,” jelasnya.
