Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Tanah Bumbu, Fendi, menyampaikan bahwa sejumlah persoalan telah ditindaklanjuti.
Kekurangan meja dan kursi di SDN Pondok Butun, kata dia, sudah tertangani dan diserahkan langsung ke pihak sekolah. Sementara untuk SDN Wonorejo yang sebelumnya mengalami kebakaran, pembangunan ulang telah dilakukan pada akhir 2025 dan akan dilanjutkan dengan penambahan bangunan pada 2026.
Terkait gaji tenaga pengajar, Fendi menjelaskan bahwa sebagian besar kasus terjadi pada guru yang mengajar di sekolah swasta.
“Untuk sekolah swasta, sistem penggajian dititipkan melalui dana BOP dan dibayarkan per tiga bulan,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, anggota Komisi I DPRD Tanah Bumbu turut menyampaikan masukan strategis. Mereka berharap ke depan tidak ada lagi bangunan sekolah berbahan kayu, melainkan beralih ke konstruksi beton demi keamanan dan ketahanan jangka panjang.
Selain itu, pembangunan sekolah baru diharapkan sudah lengkap dengan meja, kursi, dan sarana penunjang belajar lainnya sejak awal. (Wartabanjar.com/Haidar)
Editor Restu







