WARTABANJAR.COM, BELU – Nama Piche Kota, kontestan Indonesian Idol Season 13 asal Nusa Tenggara Timur (NTT), mendadak menjadi perhatian publik setelah tersandung dugaan kasus pemerkosaan terhadap seorang remaja perempuan berinisial AC di Kabupaten Belu.

Peristiwa dugaan tindak pidana tersebut dilaporkan terjadi di salah satu hotel di Kelurahan Tenukik, Atambua, pada Minggu (11/1/2026). Selain Piche Kota, kasus ini juga menyeret sejumlah rekan lainnya, yang dikenal dengan sebutan Roy Mali cs.

Dugaan Berawal dari Pesta Miras

Berdasarkan keterangan awal kepolisian, kejadian bermula saat korban dan para terduga pelaku berada dalam satu acara pesta minuman keras. Dalam kondisi tersebut, korban diduga mengalami kekerasan seksual saat tidak sadarkan diri.

Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa menegaskan bahwa hingga kini status hukum Piche Kota masih dalam tahap pendalaman, dan penyelidikan terus berjalan.

“Informasi terkait dugaan keterlibatan yang bersangkutan masih kami dalami melalui serangkaian tindakan penyelidikan,” ujar Astawa.

Terancam Pasal Berlapis

Penyidik menyatakan kasus ini berpotensi dikenakan pasal berlapis, mengingat korban merupakan anak di bawah umur. Salah satu pasal yang dipertimbangkan adalah Pasal 81 Ayat 2 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Selain itu, kepolisian juga menelaah penerapan KUHP Nasional (UU Nomor 1 Tahun 2023), khususnya Pasal 473 Ayat 2 huruf b, yang mengatur tindak pidana persetubuhan terhadap anak dengan memanfaatkan kondisi korban yang tidak berdaya atau tidak sadar.

“Ini merupakan pelanggaran serius terhadap martabat kemanusiaan,” tegas Astawa.

Sosok Piche Kota di Dunia Musik

Piche Kota dikenal publik sebagai penyanyi muda berbakat dari Atambua, NTT, yang mencuri perhatian lewat ajang Indonesian Idol 2025. Ia merupakan lulusan SMA Negeri 1 Atambua dan lahir pada 4 Februari, kini berusia awal 20-an.

Minatnya pada dunia tarik suara tumbuh sejak kecil, dengan dukungan penuh dari sang ayah yang juga memiliki latar belakang sebagai penyanyi. Piche memilih fokus meniti karier musik usai lulus SMA dan tidak melanjutkan pendidikan formal.