Bupati Tanah Laut: Iman Jangan Goyah oleh Narasi AI

Wajah Baru Mushola Nur Rahmat

Momen peringatan Isra Mi’raj ini juga menandai babak baru bagi fasilitas ibadah di lingkungan Sekda Tanah Laut dengan diresmikannya Mushola Nur Rahmat.

Bupati menceritakan bahwa perbaikan mushola ini bermula dari keprihatinannya saat awal menjabat.

Nama “Nur Rahmat” sendiri disematkan sebagai doa agar tempat ibadah tersebut memancarkan cahaya kasih sayang bagi para pegawai dalam bekerja.

“Jadi ketika awal saya dilantik, saya coba salat di Mushola di sini, tapi kondisinya sangat-sangat memprihatinkan. Makanya saya langsung minta Pak Sekda perbaiki dan diperbesar. Kenapa namanya Nur Rahmat? Ini adalah melambangkan artian cahaya kasih sayang. Dan saya ingin dari Mushola inilah timbul suasana di antara kita, timbul kebersamaan dengan saling menyayangi untuk bisa sama-sama melaksanakan tugas-tugas dengan ikhlas di Kabupaten Tanah Laut.”

Menjelang bulan suci Ramadhan, Bupati menginstruksikan jajarannya untuk mengisi Mushola Nur Rahmat dengan kajian-kajian keislaman. Ia juga mengajak para pejabat untuk berperan aktif dalam syiar agama di lingkungan kantor.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dari KH. Abdurrahman Husein yang semakin memperdalam pemaknaan Isra Mi’raj bagi seluruh pejabat instansi yang hadir. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu