Bupati Tanah Laut: Iman Jangan Goyah oleh Narasi AI

Bupati juga menambahkan bahwa hoaks terkait keberadaan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa sering kali muncul untuk membingungkan umat:

“Saat ini melalui AI, melalui media, bukan main orang-orang untuk membuat umat Muslim ini menjadi rasa was-was. Ayat itu palsu, ditambah lagi kata-kata kapan Masjidil Haram itu ada, kapan Masjidil Aqsa itu ada, bohong ayat itu Padahal Masjidil Aqsa itu sudah ada sejak zaman Nabi Adam, disempurnakan Nabi Ibrahim, Nabi Daud, Nabi Sulaiman tempat ibadahnya. Begitu pula Masjidil Haram, Jadi kalau anak-anak kita sekarang tidak dibekali, maka akan percaya secara tidak langsung hal-hal semacam ini.”

Wajah Baru Mushola Nur Rahmat

Momen peringatan Isra Mi’raj ini juga menandai babak baru bagi fasilitas ibadah di lingkungan Sekda Tanah Laut dengan diresmikannya Mushola Nur Rahmat.

Bupati menceritakan bahwa perbaikan mushola ini bermula dari keprihatinannya saat awal menjabat.

Nama “Nur Rahmat” sendiri disematkan sebagai doa agar tempat ibadah tersebut memancarkan cahaya kasih sayang bagi para pegawai dalam bekerja.

“Jadi ketika awal saya dilantik, saya coba salat di Mushola di sini, tapi kondisinya sangat-sangat memprihatinkan. Makanya saya langsung minta Pak Sekda perbaiki dan diperbesar. Kenapa namanya Nur Rahmat? Ini adalah melambangkan artian cahaya kasih sayang. Dan saya ingin dari Mushola inilah timbul suasana di antara kita, timbul kebersamaan dengan saling menyayangi untuk bisa sama-sama melaksanakan tugas-tugas dengan ikhlas di Kabupaten Tanah Laut.”