“Mungkin Kak Nisa saat ini sedang bersedih, namun Kak Nisa perlu tahu bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari cerita baru yang lebih hebat,” tulis Aeronef Academy.
Dalam poster yang dibagikan, nama asli Khairun Nisa disebut secara khusus, sebagai simbol bahwa kesempatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kepercayaan.
“Kami tahu salah satu kewajiban anak berbakti adalah membuat ayah dan ibu bangga. Mari berjuang bersama,” lanjut pesan tersebut.
Dari Luka Menjadi Kekuatan
Kisah Nisa kini bukan lagi tentang kesalahan, melainkan tentang keberanian untuk bangkit. Ia menjadi potret nyata bagaimana mimpi bisa runtuh, namun juga bisa dibangun kembali dengan tangan-tangan yang peduli.
Publik pun berharap, langkah Aeronef Academy menjadi awal baru bagi Nisa untuk benar-benar meraih cita-cita yang dulu hanya bisa ia sentuh lewat seragam pinjaman.
Karena pada akhirnya, setiap luka selalu menyimpan peluang untuk lahirnya cerita kemenangan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad






