Ramadan 1447 H Masih Lama, Kakorlantas Sudah Siapkan Operasi Ketupat 2026, Tak Tanggung-Tanggung Turunkan Drone
WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Meski Ramadan 1447 Hijriah masih beberapa bulan lagi, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sudah mulai mematangkan persiapan Operasi Ketupat 2026. Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengamanan mudik dan balik yang lebih modern, humanis, serta berbasis teknologi.
Arahan tersebut disampaikan Irjen Agus saat memimpin apel kesiapan di Pos Induk Cikampek, Rabu (14/01/2026). Ia menilai, tantangan pengamanan lalu lintas tahun ini jauh lebih kompleks, sehingga membutuhkan lompatan inovasi dan perubahan cara kerja.
Irjen Agus mengungkapkan, Korlantas Polri menorehkan prestasi membanggakan sepanjang 2025. Angka kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan hingga 33 persen, sementara fatalitas korban turun drastis mencapai 51 persen.
Capaian tersebut, menurutnya, telah memenuhi standar global yang dicanangkan PBB dalam Decade of Action, yakni penurunan fatalitas minimal 50 persen. Namun, ia menekankan bahwa target ke depan tidak boleh berhenti pada angka tersebut.
“Prestasi 2025 adalah fondasi. Tahun 2026 harus menjadi lompatan pelayanan. Kita wajib mempertahankan, bahkan meningkatkan capaian ini dengan inovasi dan dedikasi yang lebih kuat,” tegasnya.
Revolusi Udara, Drone Jadi Mata Utama Polantas
Salah satu terobosan besar yang diusung Korlantas dalam Resolusi 2026 adalah konsep “Revolusi Udara”. Irjen Agus memerintahkan jajaran Direktorat Gakkum untuk mengoptimalkan penggunaan drone sebagai alat utama pemantauan lalu lintas di titik-titik strategis.
Ia menegaskan, Korlantas tidak boleh lagi hanya mengandalkan CCTV dari instansi lain. Drone diwajibkan beroperasi minimal tiga kali dalam sepekan untuk memantau langsung kondisi Kamseltibcarlantas.
“Ruang udara tidak boleh kosong. Kita ubah menjadi ruang strategis. Drone akan menjadi dasar pengambilan diskresi dan keputusan cepat di lapangan,” ujarnya.
Teknologi ini diharapkan mampu memberikan gambaran real-time terkait kepadatan lalu lintas, potensi kecelakaan, hingga rekayasa arus saat puncak mudik dan arus balik Operasi Ketupat 2026.
Senyum Polantas Jadi Simbol Perubahan
Tak hanya soal teknologi, Irjen Agus juga menekankan pentingnya perubahan kultur di tubuh Polantas. Ia meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.