Banjir Belum Surut, Siswa MIN 11 Banjar Pulang Sekolah Naik Jukung, Netizen Terharu Sekaligus Cemas
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Potret perjuangan anak-anak sekolah di tengah banjir kembali menyita perhatian publik. Sebuah video yang beredar di Instagram memperlihatkan para siswa MIN 11 Desa Pembantana, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, pulang sekolah dijemput orang tua menggunakan perahu kecil atau jukung, Selasa (13/1/2026).
Dalam video yang diunggah akun @info_banjarmasin, tampak anak-anak tetap ceria meski harus melintasi genangan banjir yang masih cukup tinggi di sekitar lingkungan sekolah. Dengan senyum lebar, mereka naik ke jukung satu per satu, seolah menjadikan kondisi darurat tersebut sebagai pengalaman belajar yang unik.
Suasana haru dan kagum pun bercampur menjadi satu. Di tengah keterbatasan, semangat anak-anak untuk tetap bersekolah tidak surut, meski akses darat belum bisa dilalui akibat banjir yang masih merendam wilayah Desa Pembantana.
Unggahan tersebut langsung menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang mengaku terharu melihat ketangguhan anak-anak, namun tak sedikit pula yang berharap agar kondisi banjir segera surut demi keselamatan dan kenyamanan proses belajar.
“Lucu dan mengharukan, belajar sambil naik perahu,” tulis seorang netizen.
“Semoga air cepat surut, kasihan anak-anak,” komentar lainnya.
Ada pula warganet yang membandingkan kondisi ini dengan wilayah lain yang airnya mulai berangsur surut, seraya berharap Sungai Tabuk segera menyusul membaik.
Kondisi ini kembali menjadi pengingat bahwa banjir bukan hanya berdampak pada aktivitas ekonomi dan transportasi, tetapi juga langsung menyentuh dunia pendidikan. Meski demikian, semangat para siswa MIN 11 Sungai Tabuk menunjukkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti belajar.
Publik berharap perhatian lebih dari pemerintah daerah agar akses sekolah di wilayah rawan banjir dapat segera ditangani, sehingga anak-anak tidak lagi harus mempertaruhkan keselamatan hanya untuk menuntut ilmu.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad