Pembangunan Proyek Sekolah Rakyat di Kalsel Masih 8,8 Persen

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan masih berada pada tahap awal, dengan pembangunan fisik rata-rata mencapai 8,8 persen di tiga lokasi.

Kepala Dinas Sosial Kalimantan Selatan, Muhammad Farhanie, mengatakan tiga titik tersebut berada di Kabupaten Barito Kuala, Tanah Bumbu, dan Kota Banjarbaru, dengan kontrak pekerjaan dimulai sejak 17 November 2025.

“Karena kontraknya baru berjalan, saat ini progresnya masih sekitar 8,8 persen. Masih tahap pembersihan lahan,” ujarnya, Senin (12/1/2026).

Baca Juga Dua Bocah Naiki Mobil Presiden Prabowo, Momen Hangat RI 1 Tutup Kunjungan di Banjarbaru

Ia menargetkan Sekolah Rakyat rintisan di Banjarbaru dapat mulai digunakan pada tahun ajaran baru Juli 2026, sesuai dengan arahan Kementerian Pekerjaan Umum.

“Nilai kontraknya sekitar 240 hari kerja. Mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu dan langsung dimanfaatkan,” katanya.

Sementara itu, untuk pengembangan tahap selanjutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menyiapkan lahan tambahan di sekitar kawasan BBPPKS Regional IV Kalimantan seluas 2,4 hektare.

”Insyaallah direncanakan untuk pembangunan Sekolah Rakyatnya pada 2027 atau 2028,” tambahnya.

Selain itu, Pemprov Kalsel juga mengusulkan lokasi di Jalan Gubernur Syarkawi, di samping Rumah Sakit Sambang Lihum, yang telah disetujui pemerintah pusat sebagai salah satu titik pembangunan tahap lanjutan.

“Untuk lahan Sambang Lihum, meskipun kondisi tanahnya rawa dan membutuhkan penanganan khusus, tetap akan dibangun. Hanya saja waktu pengerjaannya bisa lebih lama,” tutup Farhanie. (wartabanjar.com/IKhsan)

Baca Juga :   Sidak Bupati Tala ke Disdik di Awal Tahun, Plt Kadis: Jadi Tahu Sekolah Mana yang Rusak

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca