Masjid Agung Sunda Kelapa dan Kedubes Arab Saudi Perkuat Kerjasama Pendidikan dan Dakwah

Selain kerja sama pendidikan dan dakwah, pertemuan tersebut juga membahas rencana penyelenggaraan pameran kebudayaan Arab–Indonesia. Kegiatan ini diharapkan menjadi media diplomasi budaya yang memperkenalkan kekayaan peradaban Islam kedua negara serta memperkuat pemahaman lintas budaya di tengah masyarakat global.

“Melalui pameran ini, kami berharap masyarakat dapat melihat bagaimana peradaban Islam berkembang di berbagai belahan dunia, sekaligus memperkuat persaudaraan Islam dan nilai-nilai kemanusiaan,” tambah Setyanto.

Menanggapi hal tersebut, Syaikh Ahmad Bin Essa Al-Hazimi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Masjid Agung Sunda Kelapa dalam membangun jejaring internasional.
“Kami menyambut baik silaturrahim ini. Kerja sama di bidang pendidikan, dakwah, dan kebudayaan merupakan langkah strategis dalam mempererat hubungan keislaman serta persaudaraan antara Arab Saudi dan Indonesia,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana pelaksanaan Daurah Tahsin Al-Qur’an bagi para imam Masjid Agung Sunda Kelapa dengan menghadirkan pembimbing yang kompeten di bidang qira’at dan tahsin. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an para imam sehingga semakin baik dalam memimpin ibadah.
Wakil Ketua I MASK, KH. M. Sholeh Asri, menegaskan bahwa safari silaturrahim ini merupakan bagian dari komitmen Masjid Agung Sunda Kelapa untuk memperkuat jejaring keumatan di tingkat internasional.

“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi dapat diwujudkan dalam program konkret yang memberi manfaat luas bagi umat,” ujarnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara Masjid Agung Sunda Kelapa dan Kedutaan Besar Arab Saudi, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan dialog peradaban Islam di tingkat global. (Wartabanjar.com/andi)

Editor: Andi Akbar