WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kritik terhadap penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di kompetisi Serie A musim 2025/2026 kian menguat setelah sejumlah keputusan kontroversial memicu protes pelatih dan legenda sepak bola Italia.
Mantan gelandang Riccardo Montolivo menilai VAR kini terlalu banyak mengintervensi keputusan wasit utama sehingga peran wasit lapangan terasa semakin terkikis dalam laga kompetisi domestik.
Montolivo menyebut seharusnya VAR hanya digunakan untuk menyelamatkan wasit dari kesalahan besar, bukan mengambil alih keputusan di setiap insiden kecil yang diperdebatkan.
Kontroversi meningkat setelah gol Rasmus Hojlund dianulir VAR dalam laga Napoli melawan Verona, yang memicu kemarahan pelatih Napoli Antonio Conte terkait interpretasi handball oleh sistem teknologi tersebut.
Dalam pertandingan Lazio vs Fiorentina, keputusan VAR memberi penalti kepada Fiorentina yang tidak disetujui sejumlah pihak karena interpretasi kontak pemain dianggap meragukan.
Keputusan-keputusan seperti ini dinilai menciptakan inkonsistensi pada standar penerapan aturan serta memperpanjang durasi pertandingan kompetitif.







