Lola menjelaskan, bantuan yang disalurkan meliputi alat tulis kantor (ATK) untuk anak-anak, sembako, pakaian dalam, serta air mineral sebanyak 100 paket. Bantuan ATK diberikan untuk 200 anak, dengan penerima kurang lebih 68 anak per desa.
“Karena banjir sudah berlangsung lebih dari sepekan, masyarakat menyampaikan bahwa kebutuhan utama saat ini adalah ATK untuk anak-anak. Banyak dari mereka tidak sempat menyelamatkan perlengkapan sekolah, sehingga kesulitan untuk kembali belajar,” jelasnya.
Selain ATK, DWP Dinas PUPR Kalsel juga menyalurkan pakaian dalam untuk ibu-ibu dan bapak-bapak, serta bantuan sembako guna membantu kebutuhan sehari-hari warga pascabanjir.
Melalui kegiatan ini, ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu anak-anak agar dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan baik.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, terutama agar anak-anak bisa kembali belajar dan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi,” pungkas Lola. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu







