Irvansyah berharap kapal dari Jepang itu bisa selesai tepat waktu agar secepatnya dapat digunakan untuk memperkuat pengawasan laut Indonesia.
Sebelumnya, Sekretaris Utama Bakamla RI Laksamana Muda Bakamla, Samuel Kowaas saat awal 2025 mengatakan pihaknya akan kedatangan kapal baru buatan Jepang guna memperkuat pasukan Bakamla dalam berpatroli.
“Jepang juga akan menghibahkan satu buah kapal patroli, berukuran cukup besar, 85 meter buat Bakamla RI yang kontrak sudah ditandatangani yang segera mulai dibangun,” kata Samuel saat ditemui di kawasan dermaga JICT, Jakarta Utara, Rabu (22/1).
Samuel mengatakan hibah kapal tersebut merupakan bagian dari upaya kedua belah pihak dalam membangun kerja sama di bidang pertahanan laut.
Dia melanjutkan, kapal tersebut diperkirakan selesai dalam kurun waktu dua tahun. Saat ditanya soal jenis dan spesifikasi kapal tersebut, Samuel belum bisa menjelaskan dengan rinci.
“Itu kapal patroli lepas pantai, karena ukurannya cukup besar, sangat besar, 85 meter. Jadi nanti dia bisa beroperasi di laut lepas,” jelas dia. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







