Ia menuntut agar setiap kegiatan daerah tidak lagi bersifat seremonial semata, melainkan mampu menghadirkan terobosan baru melalui kolaborasi lintas SKPD serta disesuaikan dengan kebutuhan dan minat masyarakat saat ini.
“Event jangan itu-itu saja. Harus ada inovasi, sinergi antar-SKPD, dan betul-betul memberi manfaat nyata bagi ekonomi masyarakat,” tandasnya.
Menutup arahannya, Rahmat Trianto menekankan pentingnya transparansi dan integritas dalam setiap rupiah anggaran yang dikelola. Ia mengingatkan bahwa anggaran pemerintah adalah uang rakyat yang harus digunakan secara bertanggung jawab, tanpa kepentingan pribadi maupun persaingan tidak sehat antarinstansi.
“Yang kita kelola ini uang rakyat. Bekerjalah dengan jujur, terencana, dan bisa dipertanggungjawabkan. Jaga integritas dan jangan main-main,” pungkasnya.
Evaluasi keras ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menargetkan kinerja yang lebih disiplin, adaptif, dan profesional sepanjang tahun 2026 demi menjaga kepercayaan publik dan pemerintah pusat.(Wartabanjar.com/Gazali)
editor: nur_muhammad







