WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Semangat gotong royong masih hidup dan nyata di Desa Masingai I, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong. Puluhan warga turun langsung ke lapangan, bahu-membahu melakukan pengecoran jalan usaha tani sepanjang 200 meter demi memperlancar akses ekonomi masyarakat desa.
Sedikitnya 60 orang warga terlibat aktif dalam pengecoran jalan dengan lebar 2 meter dan ketebalan sekitar 15 sentimeter. Meski dikerjakan secara manual dengan peralatan sederhana, proyek peningkatan infrastruktur desa tersebut berhasil diselesaikan dalam waktu empat hari kerja.
Pembangunan jalan usaha tani ini dibiayai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran lebih dari Rp 70 juta. Pelaksanaannya dilakukan secara swakelola dengan sistem padat karya, sehingga masyarakat setempat dilibatkan secara langsung sejak awal hingga akhir pengerjaan.
Kasi Kesejahteraan (Kesra) Desa Masingai I, Cristian Cahyaning Adiarto, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan sempat tertunda akibat bencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Kondisi tersebut berdampak pada sulitnya mendapatkan material bangunan, terutama pasir.
“Anggaran kegiatan ini memang dari tahun 2025, namun baru bisa direalisasikan sekarang karena sebelumnya terjadi banjir. Saat itu material cukup sulit didapat,” ujar Cristian saat ditemui di lokasi pekerjaan, Selasa (6/1/2026).







