Bupati Tanah Laut “Pasang Alarm Bahaya”: Serapan Anggaran Lemah Bisa Bikin Dana Pusat Dipangkas!

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, melontarkan peringatan keras kepada seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Ia menegaskan tidak ingin persoalan klasik serapan anggaran rendah kembali terulang pada tahun 2026, karena berisiko besar terhadap keberlangsungan dukungan dana dari pemerintah pusat.

Peringatan tajam tersebut disampaikan Bupati saat memimpin rapat koordinasi Coffee Morning di Gedung Sarantang Saruntung, Selasa (6/1/2026). Forum ini menjadi ajang evaluasi terbuka terhadap kinerja pengelolaan anggaran sekaligus kualitas program pembangunan daerah.

Di hadapan jajaran pejabat daerah, Rahmat Trianto secara gamblang menyebut realisasi anggaran tahun 2025 sebagai pelajaran pahit yang tidak boleh kembali terjadi. Ia menyoroti lemahnya koordinasi internal, perencanaan yang tidak matang, serta eksekusi program yang kerap tersendat sebagai penyebab utama rendahnya serapan anggaran.

Menurut Bupati, kegiatan yang sudah dirancang sejak tahun sebelumnya seharusnya dapat langsung dijalankan secara maksimal di tahun berjalan. Ia menegaskan bahwa alasan teknis dan administratif tidak bisa lagi dijadikan pembenaran atas buruknya kinerja keuangan daerah.

“Kalau perencanaan sudah dilakukan dari awal, maka pelaksanaannya juga harus optimal. Jangan sampai di akhir tahun serapan anggaran kita kembali rendah karena kesalahan kita sendiri,” tegasnya.

Rahmat Trianto mengingatkan bahwa rendahnya serapan anggaran bukan sekadar persoalan angka di atas kertas. Dampak terburuknya adalah berkurangnya kepercayaan pemerintah pusat yang berujung pada potensi pemangkasan dana transfer untuk daerah.

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca