WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Warga Jalan Teluk Tiram Darat, Gang ABC RT 13, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, dibuat panik setelah menemukan seekor ular piton berukuran cukup besar di lingkungan permukiman, Minggu (4/1/2026) malam. Kejadian tersebut terekam video dan cepat menyebar di media sosial Instagram.
Kemunculan ular piton ini terjadi di tengah kondisi air pasang rob yang masih melanda sejumlah wilayah Kota Banjarmasin. Naiknya permukaan air diduga memaksa satwa liar, khususnya reptil, keluar dari habitat alaminya dan masuk ke kawasan permukiman warga.
Dalam video yang beredar, terlihat ular piton dengan tubuh besar berada di sekitar rumah warga, memicu kekhawatiran akan keselamatan penghuni, terutama pada malam hari. Warga pun diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat beraktivitas di area rumah yang minim penerangan atau dekat saluran air.
Meski tidak berbisa, ular piton dikenal memiliki kekuatan lilitan yang sangat kuat dan berbahaya. Lilitan tersebut dapat menyebabkan sesak napas hingga kematian jika mengenai manusia. Selain itu, gigitan piton juga berisiko menimbulkan infeksi serius akibat bakteri di dalam mulutnya, yang dapat menyebabkan luka bengkak dan bernanah jika tidak segera ditangani. Dalam kondisi tertentu, piton juga mampu memangsa hewan berukuran besar, bahkan manusia, meski kasus seperti ini tergolong sangat jarang.
Peristiwa ini langsung menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang mengaku ngeri dan khawatir karena ular piton disebut-sebut juga muncul di wilayah lain di Banjarmasin, seperti Alalak dan gang-gang permukiman yang terdampak banjir. Sejumlah netizen berbagi pengalaman serupa, menemukan ular masuk ke rumah saat musim hujan dan air pasang.
