2 Ton Beras Disalurkan Bagi Korban Banjir di Desa Penggalaman

Ia menjelaskan, banjir di Desa Penggalaman diperkirakan dapat berlangsung hingga berbulan-bulan. Kondisi tersebut memaksa sebagian warga mengungsi, terutama kaum ibu dan anak-anak, sementara sebagian lainnya masih bertahan di rumah.

“Wilayah belakang desa kondisinya cukup parah. Namun demikian, perhatian dari Pemerintah Provinsi Kalsel sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Selain berdampak pada pemukiman, banjir juga merendam lahan pertanian warga. Syamsir menuturkan, sebagian besar tanaman padi yang baru ditanam terancam gagal panen sehingga memengaruhi mata pencaharian masyarakat.

“Ke depan, kami akan menyiapkan bantuan lanjutan berupa benih padi dan sarana pertanian lainnya. Karena bagi warga di sini, bertani padi merupakan sumber penghidupan utama,” jelasnya.

Sementara itu, Pembakal Desa Penggalaman, Nur Ipansyah, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Atas nama masyarakat Desa Penggalaman, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya Bapak Gubernur H. Muhidin, atas bantuan beras sebanyak dua ton untuk warga kami yang terdampak banjir,” ucapnya.

Ia berharap perhatian dan bantuan dari pemerintah dapat terus berlanjut hingga kondisi banjir benar-benar surut dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)

Editor Restu