WARTABANJAR.COM, BARABAI– Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus memperkuat langkah strategis dalam pengendalian inflasi daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati HST, Samsul Rizal, saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Triwulan IV, di Auditorium Sekretariat Daerah HST, Rabu (24/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Samsul Rizal menekankan pentingnya peran TPID dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya menjelang momentum keagamaan dan perayaan akhir tahun seperti Haul Guru Sekumpul, Isra Mi’raj, Natal, dan Tahun Baru.

“Stabilitas inflasi bukan hanya soal angka statistik, tetapi berkaitan langsung dengan daya beli dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pada rapat tersebut, dipaparkan hasil inspeksi lapangan terkait harga, stok, dan pasokan bahan pokok di sejumlah titik.

Bupati menyebut hasil pemantauan ini menjadi dasar penting untuk memastikan kondisi riil di lapangan tetap terkendali, tidak terjadi kelangkaan, serta mencegah lonjakan harga yang merugikan masyarakat.

Selain itu, rakor TPID juga membahas pemetaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten HST Tahun 2025–2027, serta rancangan penataan struktur TPID Tahun 2026.

BACA JUGA: Menteri LH Tetapkan Status Kalsel Darurat Banjir

Menurut Bupati, langkah ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat tata kelola pengendalian inflasi yang lebih terarah, adaptif, dan berkelanjutan.

“Pemetaan ini harus menjadi panduan kerja bersama dan diimplementasikan secara konsisten, bukan sekadar dokumen perencanaan,” ujarnya.

Perhatian khusus juga diberikan pada progres penyusunan Rancangan Peraturan Bupati Tahun 2026 terkait perubahan Perbup Nomor 06 Tahun 2024 tentang petunjuk penggunaan belanja tidak terduga dalam pengendalian inflasi.

Regulasi tersebut dinilai penting sebagai landasan hukum yang kuat dan responsif dalam menghadapi kondisi darurat maupun fluktuasi harga yang signifikan.

Dalam forum tersebut, turut dibahas parameter, kriteria, serta indikator pengukuran kinerja pengendalian inflasi daerah.

Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi hanya dapat dicapai melalui sinergi lintas sektor dengan indikator kinerja yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.