Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Banjir, Instruksi Dirikan Dapur Umum di Kecamatan Martapura Barat
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyalurkan bantuan barang logistik dalam rangka Tanggap Darurat Bencana bagi masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, pada Senin (29/12/2025) sore.
Penyerahan bantuan dilakukan Gubernur Kalsel melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Farhanie, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. Gusti Yanuar Noor Rifa’i, didampingi Kepala Bidang Penanganan Bencana, Achmadi.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Camat Martapura Barat, Ahmad Rabani.
Dari BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, bantuan yang disalurkan berupa 40 lembar terpal dan 40 unit lampu darurat (emergency).
Sementara itu, Dinas Sosial Provinsi Kalsel mendirikan dapur umum lapangan yang mampu menyiapkan sekitar 3.000 hingga 4.000 bungkus makanan siap saji per hari.
Makanan tersebut didistribusikan kepada warga terdampak di setiap desa, termasuk puluhan titik pengungsian yang berada di Aula Kantor Kecamatan Martapura Barat.
Selain dapur umum, Dinas Sosial Kalsel juga menyalurkan berbagai bantuan logistik lainnya melalui Camat Martapura Barat.
Bantuan tersebut meliputi perlengkapan anak dan keluarga, tenda gulung, sandang dewasa, kasur, makanan anak, serta selimut dengan total 76 unit.
Bantuan penunjang lainnya berupa pasta gigi, sabun cuci deterjen, sabun mandi, sampo, sikat gigi, serta 67 unit suplemen.
“Saya instruksikan Bapak Farhanie dan Bapak Rifai mulai sekarang turun ke lapangan untuk menyerahkan bantuan segera,” sampai Gubernur Kalsel H. Muhidin saat rapat koordinasi dengan seluruh SKPD.
BACA JUGA: Banjir di Teluk Selong Ulu Martapura Belum Surut
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Farhanie menyampaikan apresiasi terhadap sinergi seluruh pihak dalam penanganan bencana banjir tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih untuk perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui instruksi Bapak Gubernur H. Muhidin. Bantuan ini disalurkan melalui Dinas Sosial dan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Farhanie menjelaskan bahwa pembukaan dapur umum bertujuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir.
“Berdasarkan data sementara, jumlah masyarakat terdampak mencapai sekitar 6.500 kepala keluarga atau hampir 17.000 jiwa,” jelasnya.