Kajian ini bertujuan memberikan rekomendasi kebijakan pengelolaan alat berat konstruksi, meningkatkan transparansi laboratorium uji material, serta mendorong peningkatan kualitas layanan publik dan optimalisasi PAD daerah. Pengelolaan alat berat yang sebelumnya sempat terhenti kini dikaji ulang bersama ahli ULM, sekaligus disiapkan pembangunan laboratorium uji material untuk menjamin mutu bangunan dan infrastruktur di HST.
Acara ditutup dengan arahan Bupati HST mengenai rencana implementasi hasil kajian, memastikan seluruh rekomendasi dapat diterapkan secara nyata untuk mendukung pembangunan infrastruktur berkualitas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.(wartabanjar.com/Adew)
editor: nur_muhammad







