Harga Cabai Meroket Jelang Nataru, Mentan Amran Sebut Wajar!

Dengan jumlah tersebut, Amran menjamin kebutuhan beras masyarakat aman hingga Ramadan 2026.

“Stok kita 3,5 juta ton. Jadi nggak ada masalah Ramadan. Minyak goreng juga aman, semua aman,” jelasnya.

Harga Cabai Melonjak di Ratusan Daerah

Meski disebut wajar, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kenaikan signifikan harga cabai, khususnya cabai rawit. Pada minggu ketiga Desember 2025, harga cabai rawit tercatat naik 52,86 persen dibandingkan November 2025.

Sebanyak 276 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga cabai rawit. Secara rata-rata nasional, harga cabai rawit kini mencapai Rp66.841 per kilogram, naik dari Rp43.728 per kilogram pada November.

Harga tersebut telah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) pemerintah yang ditetapkan di kisaran Rp40.000–Rp57.000 per kilogram.

Kenaikan tertinggi tercatat di wilayah Papua, yakni Kabupaten Nduga Rp200.000 per kilogram, Kabupaten Paniai Rp176.000 per kilogram, dan Kabupaten Intan Jaya Rp170.000 per kilogram.

Pemerintah menegaskan akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi dan harga pangan, khususnya di momen meningkatnya permintaan jelang akhir tahun.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad