WARTABANJAR.COM, BARABAI – Reformasi Polri kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Al Habsyi, menegaskan bahwa pembenahan institusi kepolisian harus terus diperkuat guna menjawab tuntutan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan dan penegakan hukum.
Penegasan tersebut disampaikan Habib Aboe saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Polda Kalimantan Selatan, Senin (22/12/2025).
Menurutnya, Polri merupakan institusi yang selalu berada di garis depan dan dalam sorotan publik karena perannya yang sangat vital dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum. Oleh sebab itu, reformasi Polri tidak boleh berhenti dan harus terus diperbaiki dari berbagai sisi.
“Reformasi Polri ini harus mendapat perhatian khusus, karena Polri adalah institusi yang paling dekat dengan masyarakat. Tanpa kehadiran polisi, kita bisa membayangkan seperti apa kondisi keamanan,” ujar Habib Aboe.
Ia menekankan, reformasi Polri tidak hanya menyentuh aspek struktural, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik yang lebih responsif, serta pendekatan yang humanis kepada masyarakat.
Dalam dialog bersama Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon beserta jajaran, Habib Aboe juga menyampaikan bahwa Komisi III DPR RI saat ini tengah melakukan pembahasan serius terkait arah reformasi Polri, dengan melibatkan para pakar serta menyerap berbagai masukan dari masyarakat.







