Rijani menambahkan bahwa indeks KIP Provinsi Kalsel sendiri mengalami peningkatan signifikan. Pada 2021 dan 2022, Kalsel berada pada predikat Cukup Informatif, lalu meningkat menjadi Menuju Informatif pada 2023 dengan skor 83,71 poin. Kemudian pada 2024, Kalsel berhasil masuk kategori Daerah Informatif dan 2025 kembali sebagai Daerah Informatif pada peringkat ke-11 nasional dengan skor 94,91 poin.
Bupati Tabalong, Haji Fani, menegaskan bahwa predikat sebagai Daerah Menuju Informatif bukanlah tujuan akhir. Dikarenakan Pemkab Tabalong menargetkan peningkatan status menjadi Daerah Informatif pada penilaian tahun berikutnya.
“Ke depan tentunya kita berharap dapat meningkat lagi, menjadi Informatif, dan langkah-langkah strategis akan dilakukan dengan dukungan, kolaborasi dari kawan-kawan SKPD untuk bisa memberikan informasi yang lebih baik lagi,” ucap Haji Fani.
Haji Fani menambahkan bahwa sebagai bagian dari penguatan keterbukaan informasi, Pemkab Tabalong telah berupaya mengembangkan sejumlah platform, seperti TabalongPedia, TV Tabalong hingga Radio Suara Tabalong yang memiliki jangkauan luas, serta mendapatkan respon positif dari masyarakat.
Selain itu, Program Satu Desa Satu Wifi Gratis juga menjadi langkah strategis guna memperlus akses informasi hingga ke tingkat desa, yang pada gilirannya menjadikan masyarakat semakin mudah dalam memperoleh informasi layanan dan program pemerintah.(wartabanjar.com/Suhardi).
Editor Restu







