Sari Yuliati Sesalkan Oknum Penegak Hukum Kena OTT KPK, Desak Pembersihan Internal

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Sari Yuliati, menyatakan keprihatinan mendalam atas kembali terjadinya operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat aparat penegak hukum. Sari menilai insiden ini sebagai tamparan keras bagi institusi keadilan, mengingat oknum yang terlibat seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah hukum dan memberantas korupsi.

Sari menegaskan bahwa keterlibatan oknum aparat dalam praktik lancung tersebut menunjukkan masih adanya celah dalam sistem pengawasan internal di lembaga terkait. Kejadian ini dikhawatirkan akan merusak integritas lembaga dan meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap proses hukum di Indonesia yang sedang berupaya melakukan reformasi birokrasi secara menyeluruh.

Politisi perempuan ini meminta agar pimpinan lembaga penegak hukum tidak hanya memberikan sanksi administratif, tetapi juga mendukung proses pidana secara transparan. Sari mendesak agar penindakan dilakukan tanpa pandang bulu sebagai bentuk komitmen serius lembaga dalam melakukan bersih-bersih dari oknum-oknum yang merusak tatanan keadilan dari dalam.

Selain fokus pada penindakan, Sari mendorong adanya penguatan sistem pencegahan yang lebih ketat, termasuk evaluasi terhadap rekam jejak dan integritas para pejabat hukum secara berkala. Ia menilai celah gratifikasi dalam penanganan perkara harus segera ditutup rapat dengan pemanfaatan teknologi informasi guna menciptakan sistem peradilan yang lebih transparan dan akuntabel.

Baca Juga :   Kapolri Klaim Polri Makin Dipercaya Publik Sepanjang 2025, Netizen Justru Ramai Meragukan

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca