WARTABANJAR.COM – Aksi teror brutal mengguncang ibu kota Taiwan pada Jumat malam (19/12/2025). Serangan bom molotov, bom asap, dan penusukan terjadi hampir bersamaan di dua stasiun kereta bawah tanah tersibuk, yakni Stasiun Utama Taipei dan Stasiun Zhongshan.
Insiden mengerikan tersebut menewaskan empat orang, termasuk pelaku, serta menyebabkan sedikitnya lima orang lainnya mengalami luka-luka. Kepanikan massal pun tak terhindarkan, dengan penumpang berhamburan menyelamatkan diri dari kepulan asap dan situasi mencekam di dalam stasiun.
Perdana Menteri Taiwan, Cho Jung-tai, menegaskan bahwa serangan ini bukan kejadian spontan. Ia menyebut aksi tersebut sebagai tindakan yang direncanakan dengan matang, menyasar ruang publik vital dengan tingkat mobilitas tinggi.
Menurut laporan aparat, pelaku mengenakan masker dan secara brutal melemparkan lima hingga enam bom molotov atau granat asap di area Stasiun Utama Taipei. Setelah itu, pelaku melanjutkan aksinya dengan melakukan penusukan terhadap warga yang berada di lokasi.







