VIDEO – Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Jejak Sejarah dari Benteng Belanda hingga Pusat Islam Banua

Tak banyak yang mengetahui, lahan tempat masjid ini berdiri dulunya merupakan benteng pertahanan kolonial Belanda bernama Fort Tatas atau Port Pantatas. Benteng tersebut dibangun secara permanen pada 1 Oktober 1709 dan menjadi pusat kendali pemerintahan kolonial Belanda untuk wilayah Kalimantan Tengah, Selatan, hingga Tenggara.(Wartabanjar.com/Ramadan)

Editor Video: Nata Prima