WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Kabupaten Tabalong dinilai memiliki peluang strategis besar seiring penetapan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi II DPR RI, Dr. Rifqinizamy Karsayuda, saat melakukan kunjungan reses di Balai Rakyat H Dandung Suchrowardi, Selasa, 16 Desember 2025.
Kedatangan politisi Partai NasDem tersebut disambut langsung oleh Bupati Tabalong, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Tabalong, Bawaslu, serta perwakilan mahasiswa. Dalam forum itu, Rifqi menekankan pentingnya kesiapan daerah agar tidak sekadar menjadi penonton di tengah masifnya pembangunan IKN.
Ia mengingatkan bahwa Presiden Republik Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 yang menetapkan IKN sebagai ibu kota politik. Melalui regulasi tersebut, unsur Trias Politika ditargetkan mulai berkantor di IKN pada tahun 2028.
Menurut Rifqi, perpindahan ratusan ribu penduduk dari Jakarta menuju IKN merupakan konsekuensi yang tidak terelakkan. Dalam konteks ini, Tabalong dinilai sangat strategis karena menjadi salah satu daerah terdekat dengan IKN dan berpotensi besar meraih dampak ekonomi positif.
Ia menegaskan Tabalong harus mampu mengambil peran nyata, terutama sebagai daerah penyangga. Sektor pangan disebut menjadi peluang utama, mulai dari penyediaan sayur-mayur, buah-buahan, hingga hasil peternakan seperti telur ayam dan kebutuhan lainnya.
Selain sektor pangan, Rifqi juga mendorong Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi. Ia menilai kolaborasi dengan dunia pendidikan menjadi kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan IKN.

