“Jika Kobbie datang kepada saya dan berbicara kepada saya, saya akan berbicara dengannya,” kata Amorim, menegaskan ia tidak ingin pemainnya hanya mengeluh tanpa bersikap transparan.
Amorim menekankan bahwa dia hanya ingin para pemainnya merasa bahagia dan memahami bahwa setiap individu memiliki tujuannya masing-masing. Baginya, rasa frustrasi tanpa komunikasi yang jujur tidak akan membantu siapa pun di dalam tim.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







