WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Seorang warga Desa Pematang, Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan meninggal usai digigit ular, Sabtu (13/12/2025).
Namun pada Minggu (14/12/2025) orang tersebut dikabarkan hidup kembali, kabar itu pun sempat beredar di grub-grub WhatsApp.
Bahkan di lokasi rumah duka pun saat itu banyak warga yang berdatangan untuk memastikan kebenarannya.
Baca Juga Akun Instagram Diduga Gengster Banjarmasin yang Siarkan Tawuran Miliki 4.295 Pengikut
Keluarga korban pun membantah dan menyebut kabar yang beredar itu tidak benar.
“Kabar yang beredar itu tidak benar, tolong bagi yang mengabarkan beliau hidup kembali agar segara diluruskan,” ujarnya.
Sebelumnya korban diketahui bernama Ahmad Zarkasi (78), seorang petani yang tinggal di RT 02 Desa Pematang. Peristiwa tersebut terjadi ketika korban sedang beristirahat di rumahnya.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban tiba-tiba merasakan sakit pada tangan kiri. Setelah diperiksa, diketahui terdapat bekas gigitan ular pada jari kelingking dan jari manis tangan kiri korban. Korban kemudian meminta pertolongan kepada anaknya.
Korban segera dibawa menggunakan ambulans desa ke Puskesmas Awayan. Namun karena kondisi korban terus memburuk, pihak puskesmas merujuk korban ke RSUD Datu Kandang Haji, Paringin.
Tidak lama menjalani perawatan, korban mengalami reaksi berat akibat bisa ular, ditandai dengan keluarnya busa dari mulut. Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.30 Wita.
(Wartabanjar.com/Alfi)
Editor Restu

