Pemerintah juga memberikan apresiasi khusus kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras menyukseskan perhelatan budaya ini.
Atmosfer pagelaran Wayang Kulit Banjar pada malam itu terasa begitu hidup dan penuh semangat. Para audiens terlihat tenggelam dalam alur cerita yang disajikan dan hanyut dalam irama gamelan Banjar yang menjadi penopang utama lakon.
Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan ruang yang berkelanjutan bagi seniman-seniman lokal untuk terus berkreasi, sekaligus berfungsi sebagai media penting untuk memperkenalkan dan mewariskan kekayaan budaya Banua kepada generasi penerus. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







