Beberapa lokasi yang menjadi perhatian Satpol PP antara lain kawasan Desa Sungai Buluh, Desa Ilung, dan Tembok Bahalang, yang selama ini dikenal sebagai titik aktivitas warung malam.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan HST dr Desfi Delfiana Fahmi menyampaikan bahwa Pemkab HST juga menyiapkan layanan kesehatan bagi jamaah haul yang melintas di wilayah setempat.
Dinas Kesehatan akan berkolaborasi dengan RSUD H. Damanhuri Barabai untuk menyiagakan tenaga medis di sejumlah posko kesehatan.
“Posko kesehatan rujukan direncanakan berada di Simpang Tiga Alaban sekitar Jalan Pendidikan. Jumlah personel masih kami rapatkan, namun prinsipnya kami siap memberikan layanan kesehatan bagi jamaah,” ujarnya.
Imbauan penutupan sementara warung malam ini mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai langkah tersebut tepat mengingat Kabupaten HST merupakan salah satu daerah perlintasan utama jamaah haul.
Pemkab HST berharap dukungan seluruh elemen masyarakat agar momen Haul Guru Sekumpul dapat berlangsung khidmat, aman, dan lancar, sekaligus menjaga citra Bumi Murakata sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan budaya. (wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu







