Beberapa jam sebelum pembakaran terjadi, kawasan yang sama digemparkan oleh pengeroyokan dua pria yang diduga debt collector atau mata elang.
Peristiwa tersebut bermula ketika kedua pria itu menghentikan seorang pengendara motor. Dari arah belakang, sebuah mobil yang berisi lima orang turun dan langsung membantu pemotor tersebut.
“Setelah diberhentiin, tiba-tiba pengguna mobil di belakangnya membantu,” jelas Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur.
Kelima orang tersebut kemudian memukuli dua mata elang itu dan menyeret mereka ke tepi jalan. Akibat serangan brutal tersebut, satu korban meninggal dunia, sementara rekannya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi koma.
Hingga kini, polisi masih melakukan pengamanan ketat dan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembakaran serta dinamika yang memicu rangkaian kekerasan di Pancoran.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad






