WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Rilis harga tiket resmi untuk Piala Dunia 2026 memicu kemarahan suporter di berbagai negara karena dinilai sangat mahal, jauh dari janji awal biaya terjangkau.
FIFA menerapkan dynamic pricing sehingga tiket untuk beberapa fase termasuk grup dan fase knock-out dijual jauh di atas harapan banyak fans.
Menurut daftar yang beredar, harga untuk tiket pertandingan grup berada di kisaran $180–$700 sementara tiket final bisa mencapai $4.185 hingga $8.680 angka yang jauh lebih tinggi ketimbang janji awal tiket termurah senilai $60.
Penetapan harga ini memicu gelombang protes dari organisasi suporter seperti Football Supporters Europe, yang menyebutnya sebagai “betrayal” terhadap tradisi dan aksesibilitas Piala Dunia.
Kelompok fans bahkan menyerukan agar penjualan tiket melalui asosiasi nasional dihentikan sementara sampai sistem harga yang dianggap lebih adil dapat ditemukan. 
Kemarahan publik juga disebabkan fakta bahwa penggemar yang ingin mengikuti tim mereka sepanjang turnamen bisa menghadapi biaya total puluhan ribu dolar, termasuk tiket, perjalanan, dan akomodasi. 
FIFA sebelumnya menyatakan bahwa tiket akan tersedia mulai dari harga rendah, namun penerapan harga dinamis dan kategori tiket tertentu membuat banyak kursi yang dipandang kurang terjangkau bagi fans biasa.
Situasi ini mencerminkan tantangan global dalam menyelenggarakan event besar di tiga negara sekaligus Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan biaya tinggi di pasar olahraga internasional. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

