Bupati Samsul Rizal menegaskan komitmen Pemkab HST dalam memperkuat sektor pangan, termasuk peningkatan produktivitas pertanian, penguatan cadangan pangan daerah, pengendalian inflasi, serta penguatan kelembagaan petani.
“Tantangan kita ke depan tidak semakin ringan, mulai dari perubahan iklim, fluktuasi harga pangan, hingga persoalan distribusi. Karena itu dibutuhkan kerja sama yang solid dan berkesinambungan,” tegasnya.
Bupati Samsul Rizal berharap kegiatan ekspos tidak hanya berhenti pada angka statistik, tetapi menghasilkan langkah nyata yang terintegrasi.
BACA JUGA: Waspada Cuaca Ekstrem Bibit Siklon Tropis 91s Mulai Hari ini 11 Desember
“Semoga ini melahirkan kebijakan yang memperkuat ketahanan pangan dan menekan kerentanan di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan HST, Muhammad Afni Hidayat, melaporkan bahwa pencapaian IKP HST 2025 menjadi tonggak penting pada usia daerah yang ke-66 tahun.
Selain peningkatan indeks, FSVA HST 2025 juga mencatat penurunan jumlah desa rentan pangan, dari 12 desa pada 2024 menjadi 11 desa pada tahun ini.
“Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sektor, sekaligus menjadi capaian penting di usia HST ke-66,” ujar Afni Hidayat.
Dengan pencapaian tersebut, Pemkab HST optimistis dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan akurasi perencanaan pembangunan berbasis peta kerentanan pangan. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu







