Jika antusiasme warga cukup tinggi, operasional halte akan diperpanjang. Namun bila sepi, layanan di titik tersebut bisa dihentikan.
“Kalau selama sosialisasi ternyata banyak yang memakai, otomatis kami lanjutkan. Tapi kalau tidak ada pengguna, ya kami hentikan operasinya,” ujarnya.
Fitri juga menekankan bahwa penambahan halte idealnya dibarengi dengan penyempurnaan rute serta penambahan armada.
Ia menilai pengurangan panjang rute akan membantu efisiensi waktu perjalanan Banjarmasin–Banjarbaru yang selama ini cukup memakan waktu.
“Harapannya rute makin pendek dan armada bertambah, sehingga pelayanan ke sekolah-sekolah dan fasilitas umum bisa lebih optimal,” tambahnya.
Ia turut mengapresiasi Pemko Banjarbaru yang disebut aktif menyediakan sarana dan prasarana transportasi publik.
“Mudah-mudahan kolaborasinya makin baik. Kami ingin sekolah-sekolah bisa terlayani angkutan umum. Tinggal dukungan armadanya saja yang harus diperkuat,” tutup Fitri. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







