WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI, Endipat Wijaya mendesak Komdigi segera menyampaikan informasi detil tentang bantuan pemerintah kepada korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Desakan ini muncul setelah muncul perbandingan antara data resmi bantuan pemerintah dan donasi publik senilai Rp 10 miliar yang digalang untuk korban bencana.
Endipat menekankan pemerintah tidak boleh hanya mengandalkan sumbangan masyarakat, melainkan harus transparan melalui data dan dokumentasi resmi agar publik bisa memantau penyaluran bantuan negara.
Ia menyatakan bahwa informasi publik yang jelas penting agar setiap bantuan tercatat dengan baik dan tidak menimbulkan kecurigaan atau mispersepsi di masyarakat.
Menurut dia, pemulihan infrastruktur dan pengentasan dampak bencana memerlukan informasi akurat dan cepat terutama di era media sosial yang rawan informasi keliru sehingga peran Komdigi sangat strategis.
Endipat menegaskan bahwa publik berhak tahu manfaat dari anggaran negara agar kepercayaan terhadap pemerintah tetap terjaga di tengah situasi darurat.







