Ia menuturkan, untuk genangan air masih tidak dapat diprediksi kapan akan surutnya, tergantung dengan kondisi cuaca.
“Kalau harinya hujan lagi, ada kemungkinan genangan air bisa lebih lama dan lebih dalam lagi. Apa lagi prediksi BMKG sore ini akan turun hujan lagi,” tuturnya.
Airnya turun, katanya, namun lambat pergerakannya.
“Kalau hujan lagi jadi naik lagi genangan airnya,” lanjutnya.
Andi mengungkapkan, genangan air tersebut disebabkan oleh gorong-gorong atau drainase tidak berfungsi dengan baik sehingga pembuangan air tidak berjalanbaik membuat jalan dan daerah pemukiman warga tergenang.
“Selain itu, hal ini juga disebabkan karena beberapa anak sungai itu ditutupi pemukiman warga, sehingga pembuangan dari sungai juga terhambat,” pungkasnya. (iqnatius/wartabanjar.com)
Editor: Yayu







