WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan transformasi lembaga parlemen merupakan niat baik yang membutuhkan waktu untuk diterapkan secara menyeluruh.
Ia menilai proses pembenahan harus dilakukan bertahap agar perbaikan tata kelola tidak bersifat reaktif dan tetap konsisten dalam jangka panjang.
Puan menjelaskan program reformasi mencakup evaluasi perjalanan dinas, penyempurnaan regulasi internal, serta peningkatan transparansi kinerja anggota.
Ia mengatakan langkah-langkah tersebut merupakan fondasi awal untuk menata ulang pola kerja legislatif agar lebih akuntabel dan efisien.
Menurut Puan, kritik publik terhadap DPR merupakan masukan penting asalkan disampaikan secara objektif dan berimbang.
Ia menegaskan DPR membuka ruang untuk evaluasi bersama, terutama terkait moratorium perjalanan luar negeri yang kini diperketat kecuali untuk kepentingan diplomasi.
Puan juga membahas perlunya peninjauan fasilitas kerja dan tunjangan anggota agar sesuai kebutuhan serta mendorong profesionalitas lembaga.
Ia menyatakan bahwa penyesuaian kebijakan harus ditempatkan dalam kerangka transformasi menyeluruh, bukan semata respons terhadap isu trending.






