Meski demikian, pihak perusahaan tetap menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah dalam upaya peningkatan perekonomian nasional.
Disorot Menhan Sjafrie: “Tidak Boleh Ada Republik dalam Republik!”
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti pengelolaan bandara IMIP yang dinilai tidak dijaga aparat negara seperti Imigrasi dan Bea Cukai.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan terhadap kedaulatan ekonomi nasional.
“Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik. Semua ketentuan harus ditegakkan tanpa melihat asal usulnya,” tegas Sjafrie.
Menanggapi hal itu, Kementerian Pertahanan langsung mengerahkan pasukan elite TNI Angkatan Udara untuk menjaga bandara IMIP.
Usai isu ini viral, Presiden RI ke-7, Joko Widodo, menegaskan bahwa ia tidak pernah meresmikan bandara IMIP pada 2019. Jokowi bahkan menyebut dirinya kerap dijadikan kambing hitam dalam isu-isu negatif.
“Semua hal yang tidak baik selalu ditarik ke saya,” ujarnya pada Jumat (28/11/2025).(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad
